Apakah Kami Perlu Akad Nikah Ulang?

Apakah Kami Perlu Akad Nikah Ulang?

Assalamualaikum wr. Wb

Begini pak ustad. aku dulu menikah sebab kecelakaan. Dan buat menutupi aib nikah waktu ituada kandungan 2 bulan. aku sekarang bermasalah serius dengan isteri aku dan dia meminta cerai. Tapi aku tak menginginkannya. setelah aku baca-baca buku perlu nikah lagi sebab nikah waktu itu ada kandungannya jadi tak syah katanya dan kedua-duanya harus dalam keadaan bertobat.

Kalau nikah nan kedua tak bertobat dahulu kedua-duanya apakah pernikahannya akan syah?

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Barangkali kali pemahaman nan Anda bisa perlu sedikit diluruskan agar tak terjadi salah paham.

Sebenarnya keharaman menikahi wanita nan sedang dalam hamil hanya berlaku untuk laki-laki nan tak menghamilinya. Misalnya, hamil sebab berzina dengan A lalu nan menikahinya malah si B. Ini jelas haram, sebab seseorang diharamkan menyirami tanaman nan sudah disirami orang lain.

Sedangkan bila nan menikahinya justru laki-laki nan menghamilinya, maka pernikahan itu absah dan tak perlu diulang lagi. Sebab nan menyiraminya ialah dirinya sendiri. Dari mana datangnya keharaman?

Di sisi lain, kalau pernikahan saat kehamilan dianggap tak sah, berarti selama ini Anda berdua tetap terus berzina, sebagai pasangan suami isteri. Tentu logika ini sangat bertentangan dengan akal dan syariah.

Mana mungkin agama Islam membolehkan sepasang laki dan perempuan hayati serumah tanpa ikatan pernikahan nan sah?

Maka kita tak boleh mengatakan bahwa pernikahan Anda berdua dahulu tak sah, apalagi sampai harus diulang. Yang sahih ialah bahwa pernikahan Anda bila terpenuhi rukun dan syaratnya tentu absah 100%, baik dalam pandangan agama, apalagi dalam pandangan hukum lokal (baca:kompilasi hukum Islam) di Indonesia.

Adapun terjadinya perselisihan antara Anda berdua sebagai pasangan suami isteri, atau keinginan isteri Anda buat minta cerai, sama sekali tak ada kaitannya dengan absah atau tidaknya pernikahan. Ada begitu banyak faktor lain nan berpengaruh di dalam sebuah perselisihan rumah tangga. Tapi nan jelas bukan sebab pernikahan itu tak sah.

Maka silahkan selesaikan masalah perselisihan di antara Anda berdua dengan cara nan baik. Mengalah di awal biasanya seringkali menjadi jalan terbaik buat dapat mendapatkan kesuksesan di kemudian hari.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Nikah

advertisements

Abu Haidar 2018 - Contact - Privacy Policy