Apakah Orang Hamil Diperbolehkan Takziah?

Apakah Orang Hamil Diperbolehkan Takziah?

Assalamu’alaikum WW.

Pak ustadz yth,Saya saat ini hamil 5 bulan, aku takziah ke rumah rekan kerja nan meninggal tadi malam, tapi beberapa orang di kantor mengatakan bahwa wanita hamil tak diperbolehkan takziah ke rumah duka. Apakah hal tersebut benar?

Dan jika benar, apakah alasan tak diperbolehkannya wanita hamil takziah ke rumah duka.

Atas jawabannya, aku ucapkan terima kasih.

Wassalam,

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Perkara ini tak ada dasarnya dari lubuk syariah, Al-Quran Al-Kairem atau pun As-Sunnah An-Nabawiyah. Embargo orang hamil buat berta’ziah ialah embargo nan mengada-ada.

Barangkali salah satu sumbernya dari kepercayaan nenek moyang di zaman dahulu. Namun rujukannya dan alasannya juga tak jelas. Kita tak dapat mencari dari mana sumber orisinil embargo itu berasal. Apakah dari ajaran Hindu, atau Budha, ataukah animisme dan dinamisme lainnya.

Yang sering kita dengar ialah kalau orang hamil datang bertakziyah ke orang mati, nanti dikhawatirkan ruh orang wafat itu akan mengganggu janin di dalam kandungan. Atau syetan nan berkeliaran nan melakukannya.

Semua itu ialah keyakinan nan tak bersumber dari dalil-dalil nan dapat dibenarkan. Sehingga tak dapat dijadikan landasan hukum syariah. Dan meyakini kepercayaan seperti itu juga bertentangan dengan aqidah Islam nan bersih.

Dan sebagai muslim nan baik, kita telah diajarkan buat selalu berlindung dari gangguan syetan atau makhluk apapun, baik buat diri sendiri atau pun buat bayi nan ada dalam kandungan.

Selain ayat-ayat Al-Quran, juga kita telah menerima warisan doa-doa nan ma’tsur dari Rasulullah SAW. Maka loka kita meminta dan bermohon hanya kepada Allah, lewat doa dan pemintaan nan telah diajarkan caranya oleh Rasulullah SAW. Insya Allah semua akan dilindungi.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Umum

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy