Batas Perlop Shalat bagi Wanita

Batas Perlop Shalat bagi Wanita

Assalamu’alaikum wr. wb.

Ustaz, aku punya siklus haid nan tak teratur jadi kadang bingung buat menandai saat datang haid apa tidak, nan korelasinya, ya… ke menunaikan kewajiban shalat? Pernah suatu waktu, ada flek dan aku tak jadi shalat. Tapi begitu pagi sudah tak keluar lagi, aku mandi wajib dan shalat lagi.

Bagaimana nih ustaz, dosa apa engga waktu shalat nan tak aku kerjakan saat melihat flek tadi. Oh iya, memang saat itu hitungan haid telah tiba masanya. Jazakallah sebelumnya.

Wassalaamu’alaikum,

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Para ulama memang berbeda pendapat dalam menetapkan berapa lama minimal masa haidh seorang wanita. Juga tentang berapa lama maksimalnya. Mereka juga berbeda pendapat tentang berapa lama minimal dan maksimal masa kudus dari haidh.

a. Lama Haid bagi Seorang Wanita

Mazhab Al-Hanafiyah mengatakan bahwa paling cepat haid itu terjadi selama tiga hari tiga malam, dan bila kurang dari itu tidaklah disebut haid tetapi istihadhah. Yaitu darah penyakit nan tak menghalangi kewajiban shalat dan puasa.

Sedangkan paling lama masa haidh itu menurut madzhab ini ialah sepuluh hari sepuluh malam, kalau lebih dari itu bukan haid tapi istihadhah.

Dasar pendapat mereka ialah hadis berikut ini:

Dari Abi Umamah bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Haid itu paling cepat untuk perawan dan janda tiga hari. Dan paling lama sepuluh hari." (HR Tabarani dan Daruquthni dengan sanad nan dhaif)

Al-Malikiyah mengatakan paling cepat haid itu sekejap saja, bila seorang wanita mendapatkan haid dalam sekejap itu, batallah puasanya, salatnya dan tawafnya. Namun dalam kasus `iddah dan istibra` lamanya satu hari.

As-Syafi`iyah dan Al-Hanabilah mengatakan bahwa paling cepat haid itu ialah satu hari satu malam. Dan umumnya enam atau tujuh hari. Dan paling lama lima belas hari lima belas malam. Bila lebih dari itu maka darah nan keluar ialah darah istihadhah.

Pendapat ini sinkron dengan ucapan Ali bin Abi Thalib r.a. nan berkata, `Bahwa paling cepat haid itu sehari semalam, dan bila lebih dari lima belas hari menjadi darah istihadhah.` b. Lama Masa Kudus

Masa kudus ialah jarak waktu antara dua haid nan dialami oleh seorang wanita. Masa kudus memiliki dua tanda, pertama; keringnya darah dan kedua adanya air nan berwarna putih pada akhir masa haid. (lihat kitab Bidayatul Mujtahid 1/52, kitab al-Qawwanin al-Fiqhiyyah halaman 41).

Untuk masa ini, Jumhur ulama selain Al-Hanabilah mengatakan bahwa masa kudus itu paling cepat lima belas hari. Sedangkan Al-Hanabilah mengatakan bahwa: `Masa kudus itu paling cepat ialah tiga belas hari.

Menetapkan Batas Maksimal Haidh

Jadi buat mudahnya, ukur saja dengan ukuran hari, misalnya dengan menggunaka mazhab Asy-Syafi’i dan Al-Hanabilah, yaitu 15 hari. Bila setelah 15 hari masih ada darah atau flek nan keluar, niscaya bukan darah haidh. Maka segeralah mandi janabah dan shalat, meski darah masih keluar dengan deras setelah itu.

Sedangkan bila Anda menggunakan pendapat Al-Hanafyah, batas maksimalnya hanya 10 hari saja.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ahmad Sarwat, Lc.

Thaharah

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy