Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Lantai

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Lantai

Assalamu’alaikum mas ….

Mohon maaf  sebelumnya…sekarang ini aku sedang membangun rumah di sebab dana terbatas jadi pembangunannya di cicil…kebetulan aku ada planning mau memasang keramik, agar material nan aku beli tak berlebih sinkron kebutuhan maka aku meminta tolong pada mas buat dapat memberikan contoh akan perhitungan kebutuhan keramik dan plin keramiknya.

misalkan buat kamar nan ukurannya 3 x 4 m , berapa dus keramik nan harus aku beli dengan plin nya. (ukuran keramiknya 40 x 40 ) dan rencananya buat ruang tamu dan keluarga aku planning memakai granit ukuran 60 x 60 , apakah hitungannya berbeda dengan menghitung kebutuhan keramik?

misalkan ruang tamu ukurannya 3 x 5 dan ruang keluarga 4,5 x 10 dengan memakai plin kira2 berapa kebutuhan granit nan harus aku beli.

sebelum dan sesusdahnya aku ucapkan terima kasih atas bantuannya.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Wa alaikumussalam Wr.Wb….Mbak Jesika

Mudah-mudahan hingga detik ini Allah masih memberikan rizki dan keberkahan pada mbak Jesika dan keluarga.

Cara menghitung kebutuhan keramik buat lantai agar lebih menghemat biaya bisa dilakukan dengan menghitung kebutuhan secara cepat dalam meter persegi atau menghitung jumlah keramik nan akan diaplikasikan pada sebuah ruangan sinkron dengan desain pola lantainya.
Cara pertama cukup sederhana, yaitu dengan menghitung luas ruangan ditambah dengan keliling ruangan x 0.1 buat kebutuhan plinnya (tinggi 10 cm) ditambah 5 % buat cadangan jika terjadi kerusakan.

Jadi buat kamar ukuran 3 m x 4 m kebutuhan keramiknya ialah luas ruangan 3 x 4 = 12 m2 ditambah dengan keliling ruangan 2(3+4) x 0.1 = 1.4 m2 sehingga totalnya ialah 13.4 m2. Kemudian tambahkan 5 % buat cadangan sehingga total kebutuhan keramik ialah 13.4 + (13.4 x 0.05) = 14.07 m2. Satu dus keramik berisi 1 meter persegi keramik sehingga Anda membutuhkan 14 dus keramik.

Perhitungan buat granit jika nan Anda maksudkan ialah granite tile atau granit protesis pabrik tak berbeda dengan keramik biasa, sebab nan dihitung ialah kebutuhannya dalam meter persegi . Untuk ruang tamu 3 m x 5 m = 15 m2 ditambah dengan plin 2(3+5) x 0.1 = 1.6 m2 = 16.6 m2 ditambah dengan cadangan 5 %, maka total kebutuhan granit 16.6 +(16.6 x 0.05) = 17.43 m2 atau 18 dus. Sedangkan ruang keluarga dengan luas 4.5 m x 10 m = 45 m2 ditambah plin =2 (4.5+10) x 0.1 = 2.9 m2 = 47.9 m2 ditambah dengan cadangan 5 %, maka total kebutuhan granit 47.9 (47.9 x 0.05) = 50.3 m2 atau 50 dus.

Cara perhitungan ini memang tak seakurat jika kita menghitung dengan mendesain pola lantainya lebih dulu, sebab jumlah keramik akan lebih terprediksi sinkron ukuran dan pola nan kita inginkan.

Membuat pola lantai juga harus disesuaikan dengan bentuk, ukuran dan posisi ruang. Jika tak berkaitan dengan ruang lain seperti kamar tidur atau kamar mandi kita bisa membuat pola lantai nan terpisah, tetapi jika ruangan tersebut saling berkaitan seperti ruang tamu, ruang keluarga dan ruang makan maka pola lantainya harus dibuat menyatu.

Yang paling krusial dalam membuat pola lantai ialah posisi awal dimulainya keramik tersebut. Kita bisa memulainya di tengah-tengah ruangan sehingga terdapat residu potongan keramik nan sama di keempat sisi ruang atau memulainya pada satu sisi ruang sehingga residu potongan keramik tak sama pada keempat sisinya. Pola lantai tersebut akan menentukan jumlah keramik nan dibutuhkan sebab semakin banyak memotong keramik maka jumlah keramik nan dibutuhkan juga akan semakin banyak sebab faktor kerusakan nan terjadi. Mendesain residu potongan keramik juga membutuhkan ketelitian jangan sampai ukurannya melebihi setengah dari ukuran keramik utuh, sebab Anda harus menghitung residu potongan tersebut sebagai satu keramik nan utuh.

Ada juga nan membuat pola keramik dengan susunan diagonal. Pola ini bisa mensiasati kualitas keramik nan kurang baik dimana ukuran sisi-sisinya tak seragam. Biasanya pola nan sering digunakan buat teras, kamar mandi atau ruang servis ini dipadukan dengan keramik border / frame disekelilingnya buat menyatukan lantai dengan plin dinding. Karena polanya diagonal maka membutuhkan potongan keramik nan lebih banyak sehingga menghitung jumlah keramiknya juga lebih rumit.

Cara menghitung jumlah keramik dengan membuat pola lantainya terlebih dahulu tentunya akan lebih memudahkan Anda sebab jumlahnya akan sangat seksama sinkron dengan kebutuhan. Langkah pertama ialah dengan menghitung jumlah keramik nan utuh baru kemudian menghitung residu potongan keramik dan plinnya. Keramik potongan ini harus dihitung berdasarkan ukuran keramik nan utuh, sehingga setiap 2 atau 3 potongan keramik dihitung sebagai 1 keramik nan utuh. Untuk plin lantai ukurannya lebih pasti, jika Anda menggunakan keramik ukuran 40 cm x 40 cm maka ukuran plinnya ialah 40 cm x 10 cm sehingga 1 keramik utuh ukuran 40x 40 bisa dibagi menjadi 4 buah plin.

Setelah didapatkan jumlah total keramik nan dibutuhkan, bagilah dengan jumlah keramik per meter perseginya. Isi satu dus keramik ukuran 30 cm x 30 cm ialah 11 buah, 40 cm x 40 cm ialah 6 buah dan ukuran 60 cm x 60 cm ialah 2 buah. Jadi jika kebutuhan sebuah ruangan dengan luas 3 m x 4 m didapatkan jumlah keramik 82 buah dengan ukuran 40 cm x 40 cm, maka Anda membutuhkan 82 : 6 = 13.7 atau 14 dus keramik.

Dari ilustrasi di atas Anda bisa membandingkan dengan luas ruang 3 m x 4 m bisa dibuat beberapa pola lantai dengan jumlah kebutuhan keramik nan berbeda. Jika kita mendesain dengan pola A maka akan didapatkan residu potongan keramik nan sangat kecil pada ke 4 sisinya sehingga terlihat kurang baik, tetapi kebutuhan keramiknya paling irit. Pola B residu potongan keramiknya lebih baik dan teratur pada ke empat sisinya tetapi membutuhkan keramik lebih banyak. Dengan Pola C residu potongan keramik tak simetris pada ke 4 sisi, tetapi pelaksanaanya lebih mudah sebab lebih sedikit memotong keramik. Dari ilustrasi ini tentunya ada kekurangan dan kelebihan nan tentunya Anda sendiri nan akan menentukannya.

Dengan mendesain pola keramik / granit nan teratur tentunya akan meningkatkan kualitas ruang serta lebih menghemat dari sisi biaya. Pilihlah kualitas keramik / granit nan baik sehingga akan mengoptimalkan kualitas rumah anda.

Demikianlah mbak Jesika sedikit ulasan tentang cara menghitung jumlah keramik lantai agar lebih efisien, mudah-mudahan bermanfaat.

Wassalamu ‘alaikum Wr.Wb.

Konsultasi

advertisements

Abu Haidar 2018 - Contact - Privacy Policy