Cara Menguburkan Tembuni (Ari-Ari) secara Syar&#039i

Cara Menguburkan Tembuni (Ari-Ari) secara Syar&#039i

Assalamuallaikum wr. wb.

Pak Ustaz,saya mau menanyakan tata cara menguburkan " Tembuni/ari-ari " secara syar’i. Mohon perinciannya pak Ustaz, soalnya Isteri aku sebentar lagi akan melahirkan anak kami nan pertama.

Waallaikumsalam wr. wb..

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Tidak ada anggaran dalam syariah Islam tentang menguburkan ari-ari. Sedangkan kepercayaan bahwa ari-ari harus diperlakukan dengan cara tertentu, sebab berpengaruh kepada bayi, hanyalah kepercayaan kosong nan tak ada dasarnya dalam syariah.

Kala kepercayaan ini diteruskan, pelakunya dapat terjerumus ke dalam lembah syirik. Resikonya tentu sangat besar, sebab orang nan wafat dalam keadaaan syirik, dosa-dsoa nan dibawa wafat tak akan diampuni.

Sesungguhnya Allah tak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa nan selain dari itu, bagi siapa nan dikehendaki-Nya. Barangsiapa nan mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa nan besar.(QS. An-Nisa': 48)

Karena itu jangan sampai iman kita gugur hanya sebab kepercayaan salah tentang ari-ari. Cukup dibuang atau dikubur dengan niat agar kalau membusuk, tak membahayakan manusia. Sama halnya dengan mengubur bangkai, perlu dikubur bukan sebab takut bangkai itu menjelma menjadi syetan, tetapi agar tak terjadi pencemaran.

Cara nan paling kondusif dan mudah ialah dengan menguburnya di dalam tanah. Demikian juga ar-ari, boleh hukumnya buat dikuburkan di dalam tanah. Tapi haram hukumnya kalau diikuti dengan majemuk keercayaan terhadap mitos-mitos eksklusif tentang ari-ari.

Wallau a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Thaharah

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy