Desain Madrasah dan Mushalla Di Huma Wakaf 6 x 11 M2

Desain Madrasah dan Mushalla Di Huma Wakaf 6 x 11 M2

Assalamu’alaikum 

Yayasan aku mendapat wakaf tanah dengan ukuran 6 x 11 meter.  Dengan sisi ukuran 11 m memanjang searah kiblat. pada huma tersebut kami bermaksud mendirikan bangunan dua lantai terdiri dari madrasah dan mushalla. Perlu ustadz ketahui bahwa santri nan akan menempati madrasah tersebut ialah usia TK dan remaja secara bergantian. Dikarenakan minimnya pengetahuan dan dana nan kami miliki, maka kami berharap ustadz bersedia  mendesain model bangunan tersebut dengan model yang artistik sinkron dengan  usia mereka.  Desain  dari ustadz  tersebut akan kami cantumkan dalam proposal pencarian dana buat pembangunannya.

Jazakallahu khairan katsiran 

Wassalamu’alaikum

Wa ‘alaikumussalam Wr. Wb.

Akhina Syam nan istiqomah dalam dakwah. Alhamdulillah wa syukurillah masih ada dermawan-dermawan nan ikhlas menginfaqkan sebagian hartanya di jalan dakwah. Walaupun luas tanah nan ada sangat terbatas buat membangun wahana pendidikan (madrasah) nan insya Allah kelak akan mencetak generasi-generasi nan berakhlak mulia dengan aqidah nan kokoh, namun aku berusaha buat ikut mencari solusinya, sebab mudah-mudahan Allah akan mengalirkan pahala jariyah nan mengalir tiada henti-hentinya di tanah wakaf nan berkah ini.

Melihat dari kebutuhan ruangnya nan cukup banyak dan maksimal hanya 2 lantai, maka ruang-ruang nan dihasilkan pun sangat terbatas dan tak dapat terpenuhi semuanya. Pemakaian ruangnya pun harus diatur agar aktifitas belajar dan mengajar bisa berjalan dengan baik.

Bangunan aku tarik 1 m dari sisi huma paling depan, aku tak tahu apakah muka tapak langsung bersisian dengan jalan ataukah tidak, lebih kondusif jika bangunan mundur 1 m sehingga masih ada ruang bernafas buat ruang hijau.

Pada lantai 1, dari arah pintu masuk langsung berjumpa ruang tangga buat akses ke musholla dan ruang belajar di lantai 2. Saya mengasumsikan musholla tersebut akan digunakan juga oleh masyarakat generik sehingga, pintu masuk tak didesain dengan pintu nan tertutup. Di lantai bawah ini ada 3 ruang belajar (kelas) dengan kapasitas juga terbatas. 2 ruang buat kelas 1 & 2 serta 1 kelas buat TK. Pada bagian depan arah pintu masuk sebelah kanan diletakkan ruang admisnistrasi dengan loket menghadap hal atau selasar bermain. Saya istilahkan selasar bermain sebab walaupun kecil ruangan terbuka ini absolut sine qua non sebagai loka beraktifitas anak-anak didik kita nan masih getol bermain. Pada selasar ini dapat diletakkan permainan-permainan anak nan ukurannya tak terlalu besar. Selain sebagai loka beraktifitas selasar ini juga berfungsi sebagai ruang bernafas bagi ruang-ruang belajar agar tak gelap dan sumpek. Cahaya matahari masih bisa masuk dari celah dinding sebelah kanan selebar 2 m nan menerus hingga ke lantai atas. Di bawah celah tersebut diletakkan taman kecil dengan level lebih rendah nan memanjang sepanjang bukaan di atasnya. Taman ini berfungsi menyerap air hujan nan jatuh sehingga lantai selasar tak licin.Toilet di lantai 1 juga dapat memanfaatkan ruang kosong di bawah bordes tangga. Agar tak terbentur dengan tangga, lantai kamar mandi diturunkan 60 cm.

Jika madrasah tersebut taraf ibtidaiyah maka minimal dibutuhkan 3 kelas dengan pengaturan pagi dan siang. Sedangkan buat TK paling tak ada 1 kelas sendiri nan dapat digunakan buat ruang guru jika sudah tak dipakai. Dari kebutuhan tersebut di lantai 2 tetap sine qua non 1 ruang belajar lagi buat menampung anak kelas 3. Siang hari kelas-kelas tersebut bisa digunakan buat ruang belajar anak kelas 4, 5 dan 6.

Musholla terletak di lantai 2 dengan ukuran 5 m x 5 m, masih cukup nyaman buat berjama’ah dengan lebar shof 1.2 m. Dilengkapi dengan ruang wudhu dan toilet. Ruang-ruang di lantai dua ini juga masih bisa dibuat bukaan di sisi kanan buat memasukkan udara dan cahaya matahari. Agar tak silau dan tampias bukaan-bukaan dinding tersebut dapat ditambahkan canopy dan louver di bagian atasnya.

Tampak bangunan di desain artistik tetapi tetap fungsional. Style nya modern mengikuti perkembangan jaman, sebab Islam tak surut ke belakang tapi terus dan terus berkembang. Sentuhan-sentuhan alami juga masih tetap ditampilkan dengan penggunaan bata ekspos pada ruang tangga nan menjulang, dipadu dengan kaca lebar dan profil alumunium nan bernuansa modern, Kaca lebar pada ruang tangga ini membuat tampilan bangunan terlihat ringan. Sebagian atap menggunakan atap datar dak beton dengan puncaknya pada atap jurai Musholla dengan sudut kemiringan 45 derajat. Warna-warna cat juga merupakan kombinasi warna-warna natural agar tak paradoksal dengan lingkungannya. Penggunaan canopy buat melindungi bukaan-bukaan dinding juga semakin memperkuat sisi modern bangunan.

Demikianlah Akhina Syam, solusi nan bisa aku berikan buat mengatasi huma nan terbatas ini. Mudah-mudahan dengan berdirinya madrasah dan musholla kecil ini akan banyak dermawan lain nan Allah bukakan hatinya sehingga terketuk buat menginfakkan hartanya. Sehingga madrasah nan dikelola oleh yayasan Anda ini bisa berkembang dan menjadi cikal bakal pencetakan generasi muda islam nan berkualitas.

Wallahu a’lam bishowaf…..

Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Konsultasi

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy