Doa Minta Jodoh (Surat Terbuka Untuk Tuhan)

Doa Minta Jodoh (Surat Terbuka Untuk Tuhan)

Tuhan…

Bolehkan saya mengintip sedikit, cukup wajahnya saja Tuhan, siapa nan jadi istriku kelak… Karena, jika telah kuketahui sosoknya sebelumnya.. Aku tidak perlu risi akan keraguanku.

Pun, jika dia masih jauh dari jangkauanku, dengan bahagia hati saya akan memperjuangkannya, meskipun harus bercucur keringat darah karenanya.

Tuhan…

Tahukah Engkau Tuhan… Karena Engkau begitu pelit dengan segala rahasia-Mu, telah banyak hati nan terzalimi. Bahkan mungkin, nyaris melakukan tindakan nan jauh dari ampunan-Mu, yaitu merebut minuman nan harusnya menjadi hak serangga. Tak kasihan kah kau pada serangga itu Tuhan…

Ah! Maaf Tuhan… Jadi OOT. Jangan di-bata ya Tuhan.. :D

Tuhan..

Jika memang Engkau kekeuh tidak berkenan memberi bocoran, pun tidak mempan suap, it’s ok Tuhan.

Aku pasrahkan semuanya dalam kehendak-Mu…

Jika kau memaksa menjodohkanku dengan Sandra Dewi, saya pun tidak punya pilihan lain buat menolak Tuhan…

Tapi, kurasa kasihan nanti.. Global akan gempar! Para ilmuwan akan panik! Mengetahui kenyataan alam ini. Karena dalam era modern seperti sekarang, mu’jizat sudah dianggap hal nan absurd!

Untuk itu, tidak perlulah Engkau memaksakan jodohku seorang wanita paripurna fisiknya Tuhan. Cukuplah, seorang nan membuatku nyaman ketika bersamanya.

Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya adalah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada nan demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum nan berpikir. (Qs. Ar. Ruum (30) : 21).

Tak perlulah dari keluarga ningrat. Cukuplah, jika ia dan keluarganya ikhlas menerimaku dan keluargaku menjadi bagian keluarga mereka, sama seperti keikhlasanku dan keluargaku menerima mereka menjadi keluarga kami nan baru.

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang nan paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah orang nan paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”. (QS.Al-Hujurat(49):13).

Tak perlu memiliki harta melimpah, tapi cukuplah ia getol bersedekah.

…dan persetubuhan salah seorang dari kalian (dengan isterinya) ialah shadaqah.” [alhadits]

Tak perlu berbudi pekerti luhur, tapi semoga ia bukan wanita keras kepala, tipis nuraninya, dan buta mata hatinya.

Tak perlu memiliki kecerdasan dan taraf intelejensia di atas rata-rata, tapi cukuplah jika ia sadar dengan kerelaan menyerahkan diri sepenuhnya dalam tanggung jawabku.

Tak perlu harus selalu memahamiku, tapi cukuplah ia jika tidak memberatkanku.

Tak perlu harus selalu melayaniku, tapi cukuplah jika ia ikhlas dalam keterpurukanku.

Tak perlu harus pintar masak, tapi cukuplah jika ia sadar dan mengerti bahwa dalam makanan ada keberuntungan, dan keberuntungan itu ‘mahal’. Yang harganya tidak dapat terbeli dengan ke’mubazir’an.

Tak perlu harus pintar mengurus rumah, tapi cukuplah jika ia dapat menjaga kehormatan ‘rumah’. Orang jawa bilang: Mikul dhuwur, mendhem jero.

Tak perlu harus pintar dalam mendidik anak, tapi cukuplah jika ia tahu dan sadar, bahwa waktu kebersamaan tidak dapat digantikan uang jajan. Dan, afeksi tidak dapat digantikan maaf dan penyesalan.

Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki nan baik-baik (Qs. An Nahl (16) : 72).

Tak perlu seorang alim, tapi cukuplah jika ia bersedia mengingatkanku dan mau kuingatkan jika masing-masing dari kami berada dalam kekhilafan.

Dan orang-orang nan beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian nan lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) nan ma’ruf, mencegah dari nan munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah ; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana (Qs. At Taubah (9) : 71).

Ah! Requestku kebanyakan ya Tuhan…

Maaf ya Tuhan..

Tapi, bagaimanapun ia, jika ia pilihan-Mu, saya konfiden itu terbaik untukku…

Wanita nan baik ialah buat lelaki nan baik. Lelaki nan baik buat wanita nan baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan rizki nan melimpah (yaitu : Surga) (Qs. An Nuur (24) : 26).

Last but Not Least Tuhan…

Ada ulama nan mengatakan, “Jodoh itu di Tangan Tuhan, tapi kalau ga diambil ya di Tangan Tuhan terus!”

Apa itu sahih Tuhan?

Ah! Misteri lagi…

No Prob Tuhan..

Karena saya tahu, dibalik semua rahasia-Mu, terdapat kebaikan nan memaksa setiap orang buat terus meningkatkan ikhtiar dan tawakkalnya.

“Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS. Adz Dzariyaat (51) : 49)

Akhirul kalam..

Terima kasih Tuhan telah mendengarkan rajukanku, hamba-Mu nan manja ini..

Ttd

RAHASIA‼!

(Emangnya Tuhan doang nan dapat maen rahasia2an! :p)

“Dan nikahkanlah orang-orang nan sendirian di antara kamu, dan orang-orang nan layak (menikah) dari hamba sahayamu nan lelaki dan hamba-hamba sahayamu nan perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur (24) : 32).

Oase iman

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy