Gusi Bengkak

Gusi Bengkak

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh,

Saya sudah baca artikel mengenai dampak terlalu sering mengkonsumsi Vitamin C takaran tinggi, namun demikian aku tak dapat menghindarinya dan hampir setiap hari mengkonsumsi vitamin C takaran tinggi tersebut (dan hal ini sudah berlangsung tahunan), sebab bila tak maka gusi membengkak, bibir dan lidah perih (sariawan?) dan bila terus dibiarkan maka gigi jadi goyah. Saya sudah coba buat hanya mengkonsumsi vitamin C dari buah-buahan saja, namun ternyata hal ini tak cukup dan gusi tetap bengkak.

Pertanyaan aku , kenapa hal ini dapat terjadi dan bagaimana jalan keluarnya agar aku tak harus selalu mengkonsumsi vit. C berdosis tinggi?

Wassalam,

Wa’alaikum Salam.wr.wb.

Bapak nan aku hormati, nan insya’alloh selalu dalam lindungan Alloh SWT. Sariawan (stomatitis) ialah peradangan nan terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan nan terasa perih/sakit. Bercak ini bisa berupa bercak tunggal maupun berkelompok. Sariawan ini bisa menyerang selaput lendir pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, gusi, serta langit-langit dalam rongga mulut. Meskipun tak tergolong berbahaya, namun sariawan ini sangat-sangat mengganggu sekali seperti pada saat kita makan dan minum.

Sariawan bisa terjadi oleh kondisi mulut itu sendiri, seperti kebersihan mulut nan buruk, pemasangan gigi palsu dan dawai gigi, luka pada mulut sebab makanan atau minuman nan terlalu panas, dan kondisi tubuh nan jelek atau dalam kondisi badan nan lemah (imunodefisiensi), dan juga disebabkan oleh adanya alergi atau infeksi setempat pada tubuh.

Sariawan identik sekali dengan kekurangan vitamin C (defisiensi vit.C). Kekurangan vitamin itu memang mengakibatkan jaringan di dalam rongga mulut dan jaringan penghubung antara gusi dan gigi mudah robek seperti nan bapak alami saat ini , nan akhirnya menyebabkan sariawan dan goyahnya gigi-geligi. Namun, kondisi tersebut bisa diatasi jika kita sering mengonsumsi buah dan sayuran.

Sariawan umumnya ditandai dengan rasa nyeri seperti terbakar nan terkadang menyebabkan penderita sulit buat menelan makanan dan minuman, dan bila sudah parah bisa menyebabkan demam atau panas tubuh nan tinggi. Gangguan sariawan bisa menyerang siapa saja, termasuk bayi nan masih berusia 6-24 bulan atau balita.

Banyak penelitian nan menunjukkan bahwa faktor psikologis/ psikis (seperti emosi dan stress) juga merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya sariawan. Kondisi lainnya nan diduga memicu sariawan yaitu kekurangan vitamin B, vitamin C, serta zat besi; luka tergigit pada bibir atau lidah dampak susunan gigi nan tak teratur; luka sebab menyikat gigi terlalu keras atau bulu-bulu sikat gigi nan sudah mekar atau rusak; alergi terhadap suatu makanan (seperti cabai dan nanas); gangguan hormonal (seperti sebelum atau sesudah menstruasi); menurunnya kekebalan tubuh (setelah sakit atau stress nan berkepanjangan); dan adanya infeksi oleh berbagai mikroorganisme.

Sariawan bisa diredakan atau disembuhkan dengan menggunakan beberapa jenis obat, baik dalam bentuk salep (yang mengandung antibiotika dan penghilang rasa sakit), obat tetes, maupun obat kumur. Saat ini, sudah banyak tersedia pasta gigi nan bisa mengurangi terjadinya sariawan. Jika sariawan sudah terlanjur parah, bisa digunakan antibiotika dan obat penurun panas (bila disertai dengan demam). Sariawan umumnya akan sembuh dalam waktu 3-4 hari. Namun, bila sariawan tak kunjung sembuh, segera periksakan ke dokter, sebab hal itu bisa menjadi gejala awal adanya kanker mulut.

Banyak berbagai cara nan bisa dilakukan buat mencegah dan menyembuhkan terjadinya sariawan, antara lain yaitu menghindari kondisi stress; sering mengonsumsi buah dan sayuran, terutama nan mengandung vitamin B, vitamin C, dan zat besi; menjaga kesehatan atau kebersihan gigi dan mulut yaitu salah satunya dengan membersihkan mulut pada saat berwudhu,saat mandi dan sebelum tidur; serta menghindari makanan dan obat-obatan nan bisa menyebabkan reaksi alergi pada rongga mulut (terutama hindarilah merokok). Dan jangan lupa perbanyak selalu mengkonsumsi air putih minimal 2 liter sehari. Insya’alloh bisa bermanfaat dan juga jaga selalu kondisi badan Anda dengan istirahat nan cukup.

Wassalau’alaikum, wr. wb.

Konsultasi

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy