Hukum Barang Curian nan Tidak Diketahui Pemiliknya

Hukum Barang Curian nan Tidak Diketahui Pemiliknya

assalammualaikum wr wb

ustadz, aku pernah mencuri barng milik teman saya, tapi tak aku kembalikan ke nan punya sebab aku tak tahu dia tinggal dimana

bagaiman caranya agar dosa aku seperti itu diampuni oleh Allah Swt? mohon jawabannya ustadz

wassalammualaikum wr wb

Waalaikumussalam Wr Wb

Saudara Arya Seto nan dimuliakan Allah swt

Sesungguhnya taubat nan sebenar-benarnya membutuhkan empat persyaratan , yaitu :

1. Menghentikan perbuatan maksiat tersebut

2. Menyesali apa nan telah dilakukannya itu

3. Bertekad buat tak mengulangi lagi kemaksiatan itu

4. Mengembalikan hak-hak pemilik jika kemaksiatan tersebut berkaitan dengan hak manusia jika kamu mengetahui mereka (para pemiliknya). Tanggungan Anda belum lah terbebas hingga Anda mengembalikan hak orang tersebut.

Tidak diperbolehkan bagi Anda menyedekahkan harta itu dikarenakan ia bukanlah milik Anda dan Anda bukanlah wakilnya didalam menyedekahkan apa nan Anda ambil dengan cara nan tak sahih itu.

Rasulullah saw bersabda,” Sungguh tak halal harta seseorang kecuali dengan kerelaan hati darinya.” (HR. Ahmad dan Baihaqi dan Ibnu Majah, hadits shahih)

Akan tetapi jika pemilik harta tersebut tak Anda ketahui maka sedekahkanlah harta itu atas nama dirinya dan aku berharap semoga tanggungan Anda menjadi terbebas darinya, insya Allah. (Fatawa Yasalunaka, juz I hal 178)

Wallahu A’lam
Baca :

Ustadz menjawab

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy