Ingin Mengkhiri Kontrak Franchisee

Ingin Mengkhiri Kontrak Franchisee

Sudah dua tahun aku menjadi franchisee dari sebuah
usaha makanan. Walau pun sistemnya franchise,
sebetulnya sebagian besar operasional usaha itu saya
yang membiayainya hingga dapat seperti sekarang. Memang
ketika memulai usaha ini, pihak franchisor ikut
memberikan masukan-masukan pada disain interior,
tetapi semuanya akhirnya aku lah nan memutuskan.
Praktis nan aku dapatkan dari pihak franchisor
adalah merek dagang dan training pada karyawan.

Permasalahannya adalah, setelah dua tahun berjalan,
saya menghitung fee nan aku bayar kepada franchisor
itu sudah terlalu besar. Dan sebab itu pula saya
berkeinginan agar kerjasama dengan franchisor itu saya
hentikan di akhir tahun kedua ini. Selanjutnya saya
ingin menjalankan usaha ini dengan merek dagang saya
sendiri. Ini memang akan melawan kontrak, sebab dalam
kontrak disebutkan bahwa kerjasama diputuskan harus
berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Apa saran bapak?

Waryo,
Bekasi

Bapak Waryo nan SPESIAL

Kelebihan dari bisnis waralaba ialah kita tak perlu menset up sendiri bisnis nan akan dijalankan melainkan telah di persiapkan segala system berikut dengan merek serta komunikasi nan telah dibangun oleh franchisor. Dikarenakan hal itu franchisee diharuskan membayar franchise fee dan royalty fee nan besarnya sinkron dengan kesepakatan.

Berdasarkan cerita bapak diatas bahwa bapak telah mendapatkan merek dagang dan pelatihan karyawan, artinya sebagian kewajian franchisor sudah dilaksanakan. Tapi bukan franchise namanya kalau tak memberikan system bisnis (dan itulah salah satu alasan terbesar mengapa sebuah usaha layak disebut franchise). Adapun dalam perjalanannya bapak merasa franchise fee nan diminta terlalu besar bapak dapat melakukan negoisasi ulang dengan pihak franchisor. Kalau pun keputusannya harus berpisah tentu bapak harus membayar denda sinkron kesepakan dalam kontrak. Memang sekarang bapak sudah mengerti tentang bisnis anda, tapi harus dipertimbangkan ketika akan membuka atau lebih tepatnya mengganti merek dagang nan ada dengan merek dagang sendiri, Anda harus membangun kembali brand communication dimana hal itu butuh waktu dan biaya. Kalau Anda merasa konfiden Anda dapat saja melakukannya. Bahkan seandainya itu sukses Anda juga dapat memfranchisekannya ke orang lain.

Semoga Bermanfaat.

Belajar Lagi Lebih banyak tentang bisnis dengan mengklik

Valentino Dinsi (Spiritual Entrepreneur beralamat di dan )

Konsultasi

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy