Jumlah 124 Ribu Nabi dan Rasul

Jumlah 124 Ribu Nabi dan Rasul

Assalaamu’alaykum wr wb

Ustadz, Apakah sahih kita umat Islam memiliki 124.000 Nabi dan Rasul, bukannya 25 Nabi dan Rasul seperti nan kita ketahui selama ini? Apakah ada dalilnya dan apakah dapat kita ketahui siapa saja mereka dan apa kriterianya sehingga mereka ini termasuk Nabi dan Rasul utusan Allah. Sementara orang sebijaksana Luqman nan diabadikan sebagai nama surat di dalam Al Quran syahdan bukanlah Nabi. Mohon penjelasannya.

Jazakallah

Wassalaamu’alaikum wr wb

Waalaikumussalam Wr Wb

Saudara Fajar Rusdiyanto nan dimuliakan Allah swt

Nabi ialah manusia nan diberikan wahyu kepadanya dengan membawa syariat buat diamalkan dan tak diperintahkan buat menyampaikannya. Sedangkan rasul ialah manusia nan diberikan wahyu kepadanya buat diamalkan dan diperintahkan buat menyampaikannya. Setiap rasul ialah nabi akan tetapi tak setiap nabi ialah rasul. Muhamaad saw ialah nabi dan rasul, firman Allah swt :

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِنَّا أَرْسَلْنَاكَ شَاهِدًا وَمُبَشِّرًا وَنَذِيرًا

Artinya : “Hai Nabi, Sesungguhnya Kami mengutusmu buat jadi saksi, dan pembawa kabar gemgira dan pemberi peringatan.” (QS. Al Ahzab : 45)

مَّا كَانَ مُحَمَّدٌ أَبَا أَحَدٍ مِّن رِّجَالِكُمْ وَلَكِن رَّسُولَ اللَّهِ وَخَاتَمَ النَّبِيِّينَ وَكَانَ اللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمًا

Artinya : “Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi Dia ialah Rasulullah dan epilog nabi-nabi. dan ialah Allah Maha mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al Ahzab : 40)

Ayat ini menggabungkan antara dua sifat beliau yaitu kenabian dan kerasulan.
Dan terkadang suatu lafazh menempati lafazh nan lainnya, sebagaimana firman Allah swt :

وَكَمْ أَرْسَلْنَا مِن نَّبِيٍّ فِي الْأَوَّلِينَ ﴿٦﴾
وَمَا يَأْتِيهِم مِّن نَّبِيٍّ إِلَّا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِؤُون ﴿٧﴾

Artinya : “Berapa banyaknya nabi-nabi nan telah Kami utus kepada umat-umat nan terdahulu. Dan tiada seorang nabipun datang kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.” (QS. Az Zukhruf : 6 – 7)

Adapun jumlah dari nabi dan rasul amatlah banyak, firman Allah swt :

Artinya : “Dan tak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan.” (QS. Fathir : 24)

وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِّن قَبْلِكَ مِنْهُم مَّن قَصَصْنَا عَلَيْكَ وَمِنْهُم مَّن لَّمْ نَقْصُصْ عَلَيْكَ

Artinya : “Dan Sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang Rasul sebelum kamu, di antara mereka ada nan Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) nan tak Kami ceritakan kepadamu.” (QS. Ghafir : 78)

Didalam sebuah hadits nan diriwayatkan oleh Ibnu Hibban didalam shahihnya dari Abu Dzar al Ghifary berkata,”Aku bertanya kepada Rasulullah saw berapakah jumlah para nabi?” beliau saw bersabda,”124.000.” lalu saya bertanya berapa jumlah para rasul?” maka beliau saw bersabda,”313.” Namun demikian hadits ini tidaklah mutawatir nan mengharuskannya menjadi shahih, maka tidaklah memunculkan kecuali dugaan dan permasalahan akidah tidaklah didasari kecuali dengan keyakinan.

Masih banyak pendapat tentang hal ini dan tak perlu disebutkan sebab kita tidaklah dibebankan kecuali hanya sebatas mengetahui para rasul nan disebutkan didalam Al Qur’an al Karim nan berjumlah 25 orang, nan kebanyakan mereka disebutkan didalam firman Allah surat al An’am ayat 83 – 86 :

وَتِلْكَ حُجَّتُنَا آتَيْنَاهَا إِبْرَاهِيمَ عَلَى قَوْمِهِ نَرْفَعُ دَرَجَاتٍ مَّن نَّشَاء إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ ﴿٨٣﴾
وَوَهَبْنَا لَهُ إِسْحَقَ وَيَعْقُوبَ كُلاًّ هَدَيْنَا وَنُوحًا هَدَيْنَا مِن قَبْلُ وَمِن ذُرِّيَّتِهِ دَاوُودَ وَسُلَيْمَانَ وَأَيُّوبَ وَيُوسُفَ وَمُوسَى وَهَارُونَ وَكَذَلِكَ نَجْزِي الْمُحْسِنِينَ ﴿٨٤﴾
وَزَكَرِيَّا وَيَحْيَى وَعِيسَى وَإِلْيَاسَ كُلٌّ مِّنَ الصَّالِحِينَ ﴿٨٥﴾
وَإِسْمَاعِيلَ وَالْيَسَعَ وَيُونُسَ وَلُوطًا وَكُلاًّ فضَّلْنَا عَلَى الْعَالَمِينَ ﴿٨٦﴾

Artinya : “Dan Itulah hujjah Kami nan Kami berikan kepada Ibrahim buat menghadapi kaumnya. Kami tinggikan siapa nan Kami kehendaki beberapa derajat. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha mengetahui. Dan Kami telah menganugerahkan Ishak dan Yaqub kepadanya. kepada keduanya masing-masing telah Kami beri petunjuk; dan kepada Nuh sebelum itu (juga) telah Kami beri petunjuk, dan kepada sebahagian dari keturunannya (Nuh) Yaitu Daud, Sulaiman, Ayyub, Yusuf, Musa dan Harun. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang nan berbuat baik. Dan Zakaria, Yahya, Isa dan Ilyas. semuanya Termasuk orang-orang nan shaleh. Dan Ismail, Ilyasa’, Yunus dan Luth. masing-masing Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya).” (QS. Al An’am : 83 – 86)

Didalam ayat-ayat itu disebutkan sebanyak 18 orang ditambah lagi tujuh orang rasul lainnya di beberapa ayat berbeda nan kemudian oleh sebagian ulama dibuat sebuah susunan menjadi :

“Dan itulah hujjah Kami dari mereka nan berjumlah 18 sedangkan sisanya nan berjumlah tujuh ialah Idris, Hud, Syuaib, Shaleh. Selanjutnya Dzulkifli, Adam nan kemudian ditutup dengan orang terpilih (Muhammad saw, pen).” (al Hawi li al Fatawa, karya Imam Suyuthi hal 249)

Imam Thabrani meriwayatkan dari Abu Umamah bahwa seorang laki-laki bertanya,”Wahai Rasulullah, apakah Adam ialah seorang nabi?” Beliau saw menjawab,”Ya.” Kemudian orang itu bertanya,”Berapa masa antara dia dengan Nuh?” Beliau saw menjawab,”10 abad.” Lelaki itu bertanya lagi,”Berapa masa antar Nuh dengan Ibrahim?” Beliau saw menjawab,”10 abad.” Lelaki itu bertanya lagi,”Wahai Rasulullah berapakah jumlah para rasul?” Beliau saw menjawab,”315.” Orang-orang nan meriwayatkan (hadits ini) ialah orang-orang nan dapat dipercaya.

Urutan para rasul ialah Adam, Idris, Nuh, Hud, Shaleh, Ibrahim, Luth, Ismail, Ishaq, Ya’qub, Yusuf, Ayyub, Syuaib, Musa, Harun, Dzulkifli, Daud, Sulaiman, Ilyas, Ilyasa’, Yunus, Zakaria, Yahya, Isa, Muhammad saw. .. (Fatawa al Azhar juz VIII hal 101)

Sedangkan Luqman bukanlah seorang nabi, ia ialah seorang lelaki shaleh, pakar ibadah, pengetahuan dan hikmah nan luas. Ada nan mengatakan bahwa dia ialah seorang hakim pada zaman Daud as, demikian menurut Ibnu Katsir. (baca : )

Wallahu A’lam

-Ustadz Sigit Pranowo Lc-

Bila ingin memiliki  karya beliau dari  kumpulan jawaban jawaban dari Ustadz Sigit Pranowo LC di Rubrik Ustadz Menjawab , silahkan kunjungi link ini :

Resensi Buku : Fiqh Pada masa ini nan membahas 100 Solusi Masalah Kehidupan…

Ustadz menjawab

advertisements

Abu Haidar 2018 - Contact - Privacy Policy