Kapan Makanan Menjadi Haram?

Kapan Makanan Menjadi Haram?

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Sebab apa saja nan menyebabkan makanan nan secara zat bersifat halal akhirnya menjadi haram?

Yang halal itu jelas dan nan haram itu kan jelas seperti nan terdapat dalam Al-Qur’an dan sunnah nabi. Tetapi banyak sekali fatwa ulama nan makin mempersempit batasan halal dan makin memperluas batasan haram. Padahal nan pernah aku baca dl kitab Halal dan Haram karya Ust. Yusuf Qardhawi bahkan sebaliknya? Gimana nich?

Jazakallah,Wassalam,

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Keharaman makanan itu dapat terjadi sebab dua hal. Pertama, haram sebab zatnya nan memang haram. Kedua, haram bukan sebab zatnya, tetapi sebab unsur-unsur luar.

Haram sebab Zat

Misalnya daging babi, darah, bangkai serta hewan nan disembelih dan ditujukan buat persembahan selain Allah. Sebagaimana firman Allah SWT:

حُرِّمَتْ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةُ وَالْدَّمُ وَلَحْمُ الْخِنْزِيرِ وَمَا أُهِلَّ لِغَيْرِ اللّهِ بِهِ وَالْمُنْخَنِقَةُ وَالْمَوْقُوذَةُ وَالْمُتَرَدِّيَةُ وَالنَّطِيحَةُ وَمَا أَكَلَ السَّبُعُ إِلاَّ مَا ذَكَّيْتُمْ وَمَا ذُبِحَ عَلَى النُّصُبِ

Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) nan disembelih atas nama selain Allah, nan tercekik, nan dipukul, nan jatuh, nan ditanduk, dan nan diterkam binatang buas, kecuali nan sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) nan disembelih buat berhala…(QS Al-Maidah: 3)

Termasuk ke dalam kategori ini ialah makanan nan zatnya halal, tetapi kemudian mengalami proses eksklusif sehingga zatnya itu berubah menjadi haram.

Contohnya ialah perasan buah anggur, atau tape singkong atau air beras. Wujudnya semula ialah makanan halal, namun ketika mengalami fermentasi atau peragian, lama kelamaan zatnya akan berubah menjadi khamar nan memabukkan. Ketika sudah menjadi khamar, maka hukumnya haram.

Contoh lainnya ialah hewan ternak nan halal dimakan seperti kambing, sapi atau ayam. Hukumnya dapat berubah menjadi haram ketika tak disembelih dengan mekanisme penyembelihan nan memenuhi anggaran syariah. Misalnya dengan cara dipukul, dibanting, dicekik, ditanduk atau diterkam binatang buas. Semuanya dalam kasus tak sempat buat disembelih. Hukumnya berubah dari halal menjadi haram.

Haram sebab Hukum

Selain zatnya nan haram, makanan dapat juga menjadi haram meski secara zatnya tak haram. Tetapi sebab ada suatu kejadian atau kondisi tertentu. Yaitu makanan halal nan dibeli dengan menggunakann uang nan haram.

Misalnya makan harta anak yatim secara zhalim dan di luar batas kewajaran. Meski jenis makanannya halal, namun hukum memakannya haram, sebab bersumber dari harta nan haram.

Semua makanan nan asalnya halal, tapi bila dibeli dengan menggunakan uang nan haram, maka hukumnya ikut menjadi haram. Terutama berlaku untuk pelakunya langsung atau pun orang lain nan tahu persis asal usulnya.

Sedangkan hukum haram ini tak berlaku untuk orang lain nan tak tahu menahu asal usulnya. Seperti makan pemberian seseorang nan kita tak kenal, ternyata dia ialah seorang koruptor nan memberi subangan. Dalam kasus seperti ini, kita pun tak dapat langsung main vonis bahwa semua harta nan dimiliki oleh seorang koruptor itu niscaya haram. Yang haram hanya nan hasil korupsi, sedangkan nan bukan hasil korupsi, tentu tak haram.

Dalam hal ini nan lebih tetap hukumnya ialah syubhat, yaitu di luar hukum halal dan haram, tetapi ada di antara keduanya.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc.

Makanan

advertisements

Abu Haidar 2018 - Contact - Privacy Policy