Keluar darah lebih dari 50 hari setelah melahirkan, termasuk Nipas atau haid

Keluar darah lebih dari 50 hari setelah melahirkan, termasuk Nipas atau haid

Assalamualaikum,

Saya ingin bertanya mengenai nan dialami istri saya. Istri aku masih mengeluarkan darah sampai hari ini terhitung sejak melahirkan bulan oktober kemarin. Tapi seminggu kebelakang darah nya sudah berheti. kemudian sekarang ada lagi, namun tak begitu banyak. Apakah darah nan keluar itu masih termasuk Nifas atau Haid?

Wassalam.

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Nifas ialah darah nan keluar dari seorang wanita sebab melahirkan. Nifas merupakan masa pembersihan rahim, sama halnya seperti masa haid. Darah nifas mengandung trombosit, sel-sel degeneratif, sel-sel nekrosis atau sel mati, dan sel-sel endometrium sisa. Ada ibu nan merasa heran ketika darah nifasnya cepat berhenti, sementara ada pula nan waswas dan risi sebab darah nifasnya masih keluar melewati masa 40 hari, kedua hal ini dapat terjadi.

Rahim Bersih, Nifas lebih Cepat

Darah akan cepat berhenti jika jumlah nan keluar memang sedikit tapi optimal, atau keluar sekaligus banyak dan berhenti sebelum masa 40 hari. Hal ini tergantung dari penanganan saat melahirkan. Bila setelah persalinan muncul indikasi eksklusif nan mengharuskan dokter membersihkan rahim ibu, maka darah nan keluar di masa nifas kemungkinan tidak begitu banyak dan dapat lebih cepat selesai. Dengan kata lain, proses pembersihan rahim membuat residu darahnya tinggal sedikit.

Ibu nan bersalin melalui operasi sesar semestinya juga memiliki darah nifas nan lebih sedikit dan masa perdarahannya singkat. Pada operasi sesar, umumnya rahim ibu dibersihkan, meski tidak semua dokter melakukan hal ini.
Cara dokter menjaga kontraksi rahim pada kasus-kasus dengan perdarahan postpartum (setelah persalinan) ialah dengan kompresi atau menekan rahim dari luar di bagian perut. Bila dicurigai ada ari-ari nan tertinggal, tangan dokter nan steril masuk ke dalam vagina dan rahim buat membersihkannya.

Selain itu, kontraksi juga dijaga dengan obat-obatan pengeras rahim. Akibatnya, jumlah darah nifas tidak begitu banyak dan masa perdarahan dapat berlangsung lebih singkat. Ini juga menandakan kontraksi dan pembersihan rahimnya berlangsung baik (rahim mengecil), seperti dapat terlihat melalui inspeksi USG. Biasanya inspeksi dilakukan seminggu sesudah melahirkan. Jika aman, maka diperiksa sebulan kemudian.

Lebih lama, ada sesuatu ?

Sebaliknya, perdarahan nifas juga dapat berlangsung lebih lama dari 40 hari. Keadaan ini jelas harus disikapi secara hati-hati sebab perdarahan panjang biasanya terjadi jika proses kontraksi rahim berlangsung tak semestinya atau lemah. Penyebabnya, dapat sebab ada sesuatu nan tersisa dalam rahim, semisal ari-ari, atau selaput ketuban nan kemudian membungkus residu darah nan membeku sehingga bekuan darah tersebut jadi benda asing dalam rahim. Selain itu, dapat juga sebab infeksi perpuralis nan menyebabkan darah lama berhenti atau kurang darah nan membuat kekuatan kontraksi rahim kurang dan ibu monoton letih, sehingga mempengaruhi faktor psikis dan emosionalnya.

Namun, walaupun sporadis sekali terjadi, adakalanya perdarahan setelah masa nifas itu ternyata darah haid. Jadi, dapat saja setelah 40 hari ibu ternyata sudah mulai haid lagi. Dokterlah nan dapat memastikan apakah darah nan keluar itu bukanlah darah nifas lagi.

Mengapa haid seperti ini sporadis terjadi? "Karena umumnya semasa menyusui, pola haid akan berubah. Ada ibu nan belum haid selama 3 bulan, 8 bulan atau bahkan sampai 2 tahun setelah masa nifas. Hal ini bervariasi tergantung pada hormon menyusui."
Tidak masalah bila sehabis melahirkan ibu belum mendapat haid segera. Ini bukan berarti darah haidnya tidak keluar, melainkan tak terjadinya ovulasi, sehingga darah haid belum dibentuk.

Selain itu, pada ibu nan menyusui, adanya rangsangan dari puting susu bisa membuat rahim cepat mengeras dan berkontraksi. Jadi selain berpengaruh pada haid nan tidak segera keluar, proses menyusui juga mempengaruhi mengerasnya rahim.

Wassalam.

Konsultasi

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy