Mau Shalat Tapi Celana Kena Kencing

Mau Shalat Tapi Celana Kena Kencing

Assalamu’alaikum.

Ust apabila kita sdng brada diperjalanan, kita ingin bwudhu, tiba-tiba kebelet kencing dan kita tidk snggup menahannya dan akhirnya kluar sdkt dicelana. padahal kita mau sholat dan di situ tidk ada sarung, klo kita menunggu sampai rumah waktu sholat habis. Apayangsbaiknyayangsaya lakukan? Meneruskan sholat dngn ada najis dcelana? Apa menunggu sampai rumah sehingga waktu sholat hbs? Apa bagaimana ust? Apa ada cara lain? Mohon jawabanya. Wasslam

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Salah satu syarat absah shalat ialah kudus dari najis, baik pada badan, baju atau tempat. Maka kalau badan kita mengandung najis, kita wajib bersihkan terlebih dahulu. Atau kalau nan terkena najis ialah baju atau loka shalat, maka kita pun harus membersihkannya terlebih dahulu.

Dalam hal ini, sebenarnya nan harus dihindari ialah bagian nan terkena najis. Sedangkan bagian nan tak terkena najis, sebenarnya tak menjadi masalah.

Kalau nan basah kena najis ialah celana dalam anda, sedangkan celana luar tak kena najis, agar shalat menjadi sah, Anda perlu melepas dulu celana dalam anda. Jangan kenakan celana dalam itu saat Anda sedang shalat.

Tapi kalau celana luar pun sudah ikut basah pula, maka sebaiknya Anda cuci bagian nan terkena najisnya. Setelah hilang rasa, aroma dan rona najisnya, maka celana itu sudah dapat digunakan buat shalat.

Untuk mencuci celana nan kena najis, tak perlu semua dibasahi atau direndam di air. Cukup pada bagian nan terkena najis saja nan dicuci. Bahkan mencucinya pun dapat tanpa harus dengan melepaskannya dulu.

Toh nan dihindari hanyalah bagian nan kena najisnya saja, bukan seluruh celana menjadi najis.

Cara Lain

Cara lain ialah dengan cara meminjam sarung, kalau nyatanya celana itu tak ingin dicuci terlebih dahulu. Biasanya, di masjid atau musholla ada disediakan sarung. Terutama sarung buat para wanita, selain rukuh (mukena).

Anda dapat menggunakannya bila memang ada. Yang krusial intinya, kita shalat dengan baju nan higienis dari najis.

Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc

Thaharah

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy