Menutup Kolam Renang

Menutup Kolam Renang

Ass. wr wb..

Yth Pak Aria,

Saya mendapat tugas buat mengosongkan kolam renang dan menutupnya namun aku tak tahu akibat dari planning tersebut jika aku langsung menjalankan perintah tersebut. Pertanyaannya adalah:

1. Apakah ada akibat apabila kolam renang ukuran 12,6 X 6,7 m dikosongkan buat waktu nan tak dapat dipastikan sampai kapan sebab rumah sudah dikosongkan?

2. Jika tak ada akibat bagaimana sebaiknya cara menutup nan baik dan sahih namun sederhana?

3. Apa material dan konstruksinya?

Demikian pak Aria, mohon bantuannya. Atas perhatian dan kesempatannya aku ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

Umar faisal

Wa alaikumussalam Wr.Wb.

Bapak Umar Yth,

Mengosongkan kolam renang dalam jangka waktu nan lama bisa membuat permukaan kolam menjadi kering dan lama kelamaan akan mengalami keretakan nan akan menimbulkan kebocoran. Jika hal ini terjadi, maka kolam renang harus direparasi ulang dengan membongkar seluruh keramik epilog permukaan kolam dan melapis ulang dengan waterproofing nan tentunya biayanya menjadi tak sedikit.

Membiarkannya tetap berisi air dalam waktu nan lama juga menimbulkan masalah, sebab air nan menggenang tersebut akan menjadi sumber penyakit, sebab akan menjadi loka bersarangnya nyamuk dan binatang-binatang lain nan berbahaya, menumpuknya kotoran dan sampah serta membahayakan keselamatan khususnya bagi anak-anak nan bermain di sekitarnya.

Jadi bagaimana solusinya…..? Tentunya kolam nan berisi air tersebut harus ditutup sehingga jika ditinggalkan dalam waktu nan cukup lama, masalah-masalah tersebut bisa teratasi dan otomatis biaya perawatannya menjadi ringan. Jika suatu saat kolam renang akan diaktifkan lagi, maka air nan kotor sebab lama menggenang tinggal di-recovery dengan bahan-bahan penjernih air seperti clorine dan sebagainya, sehingga dalam waktu singkat kolam bisa berfungsi lagi.

Memang epilog kolam renang atau ‘pool cover’ di Indonesia, masih sporadis digunakan sebab investasi awalnya masih cukup mahal…, tetapi dibandingkan dengan biaya perawatan nan harus dikeluarkan tiap bulannya maka sebaiknya ‘pool cover’  ini sudah didesain pada kolam renang sehingga kita tak perlu repot dan pusing lagi jika kolam renang akan dinon aktifkan dalam jangka waktu nan cukup lama.

Penggunaan ‘pool cover’ ini selain meringankan dari sisi perawatan maka dari sisi keamanan pun sangat bermanfaat, sebab pool cover nan berbahan ‘vinyl polyurethane’ ini cukup kuat buat menahan beban, terutama buat keselamatan buah hati kita tercinta nan mungkin lepas dari supervisi dan terjatuh ke dalam kolam renang.

Konstruksi ‘pool cover’ ini ada nan dijalankan secara manual, ada juga nan menggunakan motor (mesin) sehingga bisa menutup dan membuka secara otomatis. Ada nan menggunakan track (rel) ada juga nan diregangkan dengan semacam webbing atau tali spesifik nan bisa menahan beban. Bahan penutupnya juga bervariasi sinkron dengan kebutuhan, jika hanya buat menutup agar kotoran tak masuk maka bahan epilog nan lebih tipis dan ringan sudah mencukupi, tetapi jika faktor keamanan menjadi pertimbangan, maka bahan epilog nan lebih tebal dan kuat dapat menjadi pilihan Bahkan ada pula bahan epilog nan konstruksinya menggunakan ‘mesh system’ sehingga permukaannya dapat menahan beban nan lebih berat lagi.

Untuk kasus nan sedang Anda hadapi, aku menyarankan Anda buat menghubungi pool supplier atau pool contractor sehingga solusinya dapat lebih jelas lagi, sebab investasi kolam renang nan biaya pembuatannya tak murah sebaiknya juga ditangani oleh ahlinya. Mengenai biaya nan akan dikeluarkan Anda bisa mengkonsultasikan dengan pemilik rumah dengan memberikan alasan-alasan seperti nan aku paparkan sebelumnya, Insya Allah mereka juga akan mau mengerti.

Untuk sementara waktu, walaupun kurang memenuhi syarat, Anda bisa menutup kolam renang nan berisi air tersebut dengan bahan terpal plastik nan rapat air, dan menahan bagian tepinya dengan balok kayu atau besi nan cukup berat, atau dengan membuat pasak besi di beberapa titik dan menariknya hingga tegang, sehingga semaksimal mungkin tak ada celah nan bisa dimasuki oleh binatang dan kotoran, sambil menunggu penyelesaian selanjutnya.

Contoh kolam renang nan ditutup dengan terpal plastik biasa dan dengan menggunakan ‘pool cover’ mesh system.

Mudah-mudahan tips nan aku berikan dapat bermanfaat

Wassalamu ‘alaikum Wr.Wb.

Konsultasi

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy