Mudahkanlah Urusan Saudaramu..

Mudahkanlah Urusan Saudaramu..

"Tidak termasuk seorang mukmin, jika ia tak mencintai saudara (seiman)nya layaknya ia mencintai dirinya sendiri…"

"Cintailah nan ada di Bumi, maka nan di ‘Langit’ akan mencintaimu…"

Beginilah arti Islam sesungguhnya. Tidak egois, tak selfish. Islam mengajarkan kita buat saling menyayangi, saling menjaga hak dan kewajiban masing-masing. Bahkan Islam mengajarkan kita buat mencintai semua makhluk nan ada di Bumi, sebagai syarat buat dicintai oleh Allah SWT.

Semakin maju suatu zaman, semakin terkikis semua hal nan diajarkan Islam tersebut. Benarkah, kita nan berseru lantang ini mengaku sebagai muslim sejati, akan tetapi kenyataannya sporadis sekali menyadari dan mengaplikasikan hal ini? Jika seorang teman berbuat baik kepada kita, maka itu hal nan wajar. Jika kita berbuat baik kepada keluarga atau teman-teman kita pun, merupakan hal nan sepatutnya. Namun, Islam menuntut lebih dari itu.

Alkisah, seorang anak kecil nan sangat membutuhkan, sedang menjajakan makanan kecil di jalanan di sebuah kota besar. Beberapa orang nan ‘mampu membeli’ makanan kecil seharga seribu rupiah itu menolak buat membeli bahkan merespon tawaran si anak dengan sikap sinis. Si anak kecil nan ditakdirkan lahir dari sebuah keluarga kurang beruntung pun tidak putus harapan terus menjajakan dagangannya nan tidak seberapa itu. Sahabat…jika engkau berada di sana, ditawari olehnya, dan kita mempunyai seribu rupiah di tas kita, apa nan akan engkau lakukan? Tentu saja, jika tak membutuhkan makanan tersebut tak perlu kita membelinya buat tujuan itu bukan…akan tetapi ada sisi lain nan mestinya menggerakkan tangan kita buat sekedar mengulurkan seribu rupiah nan sangat berharga bagi anak tersebut. Sahabat…seberapa seringkah kita tersentuh dengan fenomena tersebut???

Dalam kisah lain, seorang direktur nan sedang bekerja keras membangun perusahaannya nan sedang tumbuh. Dia menggaji para pegawai dengan harga nan paling minim nan dia mampu berikan, padahal dia mampu memberikan kesejahteraan nan lebih daripada nan diberikannya tersebut. Maka tak heran jika Allah selalu memberikan kendala terhadap usaha-usahanya. Karena sinkron janji-Nya, Allah akan membalas setiap kebajikan sebesar zarrah pun dengan kebajikan pula, dan sebaliknya. Dan Allah berjanji akan memudahkan urusan-urusan kita dalam menjalani kehidupan di global ini, jika kita pun bersikap demikian terhadap sesama.

Jadi, mari kita berlomba-lomba berbuat kebajikan, tak peduli seberapa parah sikap egois dan materialistis di sekitar kita.

Sesuai janji Allah SWT:

"Mudahkanlah urusan saudaramu, maka Allah akan memudahkan urusanmu.."

wallahua’lam.

advertisements

Abu Haidar 2018 - Contact - Privacy Policy