Nikah Siri

Nikah Siri

Saya menginginkan memiliki isteri lagi, aku bermaksud bila saatnya tiba buat melangsungkan nikah secara SIRI saja. Terus terang selama 3 bln terakhir ini aku selalu berkomunikasi dengan kenalan baru (janda beranak 1) via sms dan sdh saling terbuka. Dia mau menerima keadaan aku nan sdh beranak isteri buat dijadikan suami walaupun melalui nikah siri. Apakah absah pernikahan siri tersebut bila isteri aku tak mengetahuinya? Karena bila aku terus terang kepada isteri tentang keinginan saya, aku takut terjadi "bencana", nan selama ini adem ayem sj, cuma memang sudah 1 tahun ke belakang aku sudah tak ada lagi rasa/mood buat bercinta dengannya, kalaupun terjadi, tak lebih hanya sebab kewajiban, itupun paling 1 bln sekali. Mohon jawaban dan nasehatnya, trimakasih.

Bapak Nur nan sya hormati, Dalam pengertiannya nikah siri yakni seseorang menikah dengan tetap memenuhi ketentuan nikah (rukun dan syaratnya), namun pernikahan tersebut tak dicatat dalam catatan sipil pemerintah atau KUA. Maka pernikahan seperti ini ialah sah. Hanya permasalahannya jika suatu ketika terjadi permasalahan keluarga, nan menuntuk penyelesaian di pengadilan, mungkin akan susah buat diproses, sebab status pernikahan itu tak tercatat dalam institusi mereka.

Sekilas memang begitu mudahnya seseorang (lelaki) buat menikah sirri dan ini pula nan sering dilakukan sebagai ‘senjata pamungkas’ buat menikah lagi dengan asa kondusif dan lebih terjaga kerahasiaannya dari isteri sebelumnya.

Oleh karenanya sebelum Anda bermaksud melakukan nikah sirri cobalah Anda ingat kembali akan penegrtian perkawinan menurut Islam. Aqad nikah dalam Islam berlangsung sangat sederhana, terdiri dari dua kalimat ijab dan qabul. Tapi dengan dua kalimat ini telah bisa menaikkan interaksi dua makhluk Allah dari bumi nan rendah ke langit nan tinggi. Dengan dua kalimat ini berubahlah kekotoran menjadi kesucian, maksiat menjadi ibadah, maupun dosa menjadi amal sholeh.

Aqad nikah bukan hanya perjanjian antara dua insan. Aqad nikah juga merupakan perjanjian antara makhluk Allah dengan Al-Khaliq. Ketika dua tangan diulurkan (antara wali nikah dengan mempelai pria), buat mengucapkan kalimat baik itu, diatasnya ada tangan Allah SWT, �

Begitu sakralnya aqad nikah, sehingga Allah menyebutnya "Mitsaqon gholizho" atau perjanjian Allah nan berat. Juga seperti perjanjian Allah dengan Bani Israil dan juga Perjanjian Allah dengan para Nabi ialah perjanjian nan berat (Q.S Al-Ahzab: 7), Allah juga menyebutkan aqad nikah antara dua orang anak manusia sebagai "Mitsaqon gholizho." Karena janganlah pasangan suami isteri dengan begitu mudahnya mengucapkan kata cerai.

Allah SWT menegur suami-suami nan melanggar perjanjian, berbuat dzalim dan merampas hak isterinya dengan firmannya, "Bagaimana kalian akan mengambilnya kembali padahal kalian sudah berhubungan satu sama lain sebagai suami isteri. Dan para isteri kalian sudah melakukan dengan kalian perjanjian nan berat � (Q.S An-Nisaa�: 21).

Ternyata tak main-main agama membicarakan tentang pernikahan, sebab banyak terkandung luas kegunaan dalam berumah tangga tak sekedar pemuasan nafsu belaka. Oleh karenany Bapak Nur sebelum Anda memutuskan buat menikah lagi, cobalah Anda buat berintrospeksi terlebih dahulu apa sesungguhnya latar belakang Anda buat menikah lagi? Cobalah kejujuran hati Anda buka buat menjelaskan faktor apa nan menjadi pendorong Anda buat menikah kembali?

Pernikahan atau perkawinan ialah hal nan latif dan membahagiakan, tetapi apakah kebahagiaan ini harus hadir di atas penderitaan orang lain nan selama ini dengan rela hati melayani dan mendampingi Anda dalam setiap saatnya dan apakah ada kekurangan nan fundamental sehingga Anfa tega buat menduakannya.

Bilapun Anda terpaksa buat menikah lagi, cobalah bersikap gentleman yang kesatria. Ungkpkan kepada isteri Anda dengan sejujurnya akan penikahan nan akan Anda inginkan kembali. Jelaskan latar belakang dan penyebab Anda buat melakukan hal tersebut. Sembunyi-sembunyi tak ada khasiatnya sebab hasilnya seperti Anda menyimpan bom waktu nan akan meledak di suatu saat dengan kerugian dibanyak pihak.

Semoga bermanfaat

Konsultasi

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy