Perdagangan Yang Rugi

Perdagangan Yang Rugi

Al Quran menanamkan dalam diri umat manusia ialah bahwa global ini merupakan loka tinggal sementara. Dengan demikian hayati nan sejati bukanlah hayati di global ini, melainkan kehidupan lain nan bakal datang, nan jauh lebih baik, lebih abadi, dan lebih besar khasiatnya dibanding kehidupan duniawi itu.

Sementara itu petaka dan penderitaan nan berada di loka itu pun jauh lebih hebat ketimbang nan ada di dunia. Karena itu barangsiapa nan silau oleh tujuan lahiriah kehidupan duniawi ini dan tertipu oleh kenikmatan, kekayaan kenyamanannya, lantas wafat matian berusaha memperoleh semuanya itu dengan mengorbankan kenikmatan dan kenyamanan kehidupan akherat nan abadi, maka rugilah “perdagangan” nan ia lakukan itu.

Begitu pula halnya merugi pulalah orang nan berpandangan bahwa nan namanya bala dan kerugian itu hanyalah kerugian dan bala di duniawi saja, lantas dengan wafat matian pula berusaha berbagai cara buat menghindarinya, walau dengan begitu beresiko ia layak memperoleh siksa dan bala di kampung akhirat.

Pada hakikatnya orang seperti itu telah melakukan suatu kebodohan nan luar biasa besarnya, dan apa nan ia lakukan itu sama sekali tak dapat dibenarkan oleh Al Quran, rasio, dan ilmu pengetahuan.

“Dan tiadalah kehidupan global ini melainkan senda gurau dan main main. Dan sesungguhnya akhirat itulah kehidupan nan sebenarnya, kalau mereka mengetahuinya (QS Al Ankabut :64)

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy