Shalat Jum&#039at dalam Perjalanan

Shalat Jum&#039at dalam Perjalanan

Assallamu allaikum wr. wb.

Pak Ustadz, aku pernah ketinggalan shalat berjamaah. Waktu itu aku dalam perjalanan sangat jauh menggunakan angkutan umum. Apakah nan harus aku kerjakan, shalat Dzuhur atau shalat Jum’at sendirian? Saya punya firasat kalau shalat Jum’at sendiri aku kira tak mungkim, sebab shalat Jum’at harus dikerjakan minimal 40 berjamaah. Apakah absah shalat aku tersebut. Terima kasih.

Assallamu allaikum wr wb

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Seharusnya nan Anda lakukan saat itu ialah turun dari angkutan generik buat dapat ikut shalat Jumat. Dengan catatan bahwa perjalanan Anda itu di luar dari kriteria perjalanan nan menggugurkan kewajiban shalat Jumat. Yaitu perjalanan ke luar kota nan minimal jaraknya mencapai 89 km.

Sedangkan perjalanan di dalam kota, meski kalau ditarik ukurannya mungkin lebih dari 89 km, tapi bukan termasuk perjalanan nan menggugurkan kewajiban shalat Jumat. Karena itu Anda wajib buat shalat Jumat sebab Allah SWT telah mewajibkannya.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا نُودِي لِلصَّلَاةِ مِن يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ وَذَرُوا الْبَيْعَ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Hai orang-orang beriman, apabila diseru buat menunaikan shalat Jum’at, maka bersegeralah kalian kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. (QS Al-Jumu’ah: 9)

Namun bila Anda mendapatkan halangan nan sulit terhindari, sedangkan Anda sudah berupaya semaksimal mungkin, tapi ternyata terlambat juga dan sama sekali tak dapat datang ke masjid, memang shalat Jumat itu terlewat. Maka Anda memang tak perlu melakukan shalat Jumat sendirian, karena shalat Jumat itu harus dikerjakan secara berjamaah. Bahkan pendapat mazhab Asy-Syafi’i memang menyebutkan bahwa minimal jumlahnya harus 40 orang, di mana semuanya harus laki-laki, merdeka, baligh dan penduduk nan muqim (bukan musafir).

Tapi seandainya Anda masih dapat hadir di masjid, walaupun khatib sudah selesai berkuhtbah, Anda tetap wajib datang. Meskipun imam sudah mulai shalat dan sudah melewati rakaat pertama, Anda masih absah bila ikut bermakmum sebagai masbuq. Selama imam belum bangun dari ruku’ pada rakaat kedua. Artinya, paling jauh Anda sempat ruku’ bersma imam pada rakaat kedua.

Tapi bila imam sudah bangun dari ruku’ pada rakaat kedua, Anda tak mendapatkan shalat jumat bersama imam. Lalu apa nan harus Anda lakukan?

Anda tetap shalat bersama imam, tapi niatnya shalat Zhuhur, bukan shalat Jumat. Ikuti semua gerakan imam hingga dia mengucapkan salam dan mengakhiri shalatnya, lalu Anda bangun lagi buat meneruskan shalat Zhuhur 4 rakaat sendirian.

Wallahu a’lam bishshawb wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ahmad Sarwat, Lc

Shalat

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy