Surat Perintah Harian

Surat Perintah Harian

Mereka, generasi pertama itu, memandang al-Qur’an bukan buat tujuan menambah pengetahuan atau memperluas pandangan. Bukan buat tujuan menikmati estetika sastranya dan menimati rasa nikmat nan ditimbulkannya. Tidak ada di antara mereka nan mempelajari al-Qur’an buat menambah perbendaharaan ilmu hanya sebab ilmu saja. Bukan buat menambah perbendaharaannya dalam masalah ilmu pengetahuan dan ilmu fikih. Sehingga otaknya menjadi penuh.

Mereka mempelajari al-Qur’an buat menerima perintah Allah tentang urusan pribadinya, tentang urusan golongannya di mana ia hidup, tentang persoalan kehidupan nan dihidupinya. Ia dan golongannya. Ia menerima perintah buat segera dilaksanakan setelah mendengarnya. Persis sebagaimana prajurit lapangan menerima “perintah harian”nya buat dilaksanakan setelah diterima. Karena itu, tak seorangpun nan meminta tambah perintah sebanyak mungkin dalam satu rendezvous saja. Karena ia merasa hanya akan memperbanyak kewajiban dan tanggung jawab di atas pundaknya. Ia merasa puas dengan kira-kira sepuluh ayat saja, dihafal dan dilaksanakan.

Islamic quotes

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy