Waspadai Ketika HP Kita Berdering!

Waspadai Ketika HP Kita Berdering!

Sering dalam keseharian hayati di negeri nan penduduknya mayoritas non muslim, kita sibuk memilih memilah dan memikirkan apa-apa nan masuk kedalam mulut, nan mengalir melalui kerongkongan, dan nan singgah di perut, apakah itu barang haram atau halal.

Tak sadar 24 jam diri terjaga bertanya, waspada kalau ada barang haram nan masuk kedalam perut kita. Tiap aktivitas nan berhubungan dengan perut selalu kita jaga buat selalu menghindari barang haram. Contohlah, dalam berbelanja, ketika di supermarket, berbagai bungkusan makanan nan mau dibeli disigi, ditelisik tiap tulisan nan tertera jangan-jangan ada E471nya (emulgator nan mengandung ekstrak daging babi) atau tulisan-tulisan aneh nan mengundang rasa curiga. Kapan perlu penjaga toko pun dipanggil, ditanya, ini artinya apa, itu maksudnya apa. Belum lagi kalau mau beli ayam sepotong, diri sibuk sana sini bertanya di mana toko Turki atau Maroko nan menjual daging halal, jeda jauh 40 menit pun dengan bersepeda tak masalah, asal mendapatkan daging halal. Belumlah lagi jikalau ada undangan makan, baik resmi maupun tidak resmi, langsung memilih makanan vegetarian. Itulah, mulut selalu kita jaga kehalalannya.

Tetapi tengoklah jiwa, selungilah mata hati dan pikiran, ternyata pintu-pintu haram nan sembunyi-sembunyi memasuki rumah diri kita sering lewat melalui pintu ini. Barang haram masuk tanpa kita sadari, tanpa pernah kita merasakan , kadang terjadi secara otomatis tanpa dapat disadari. Salah satu pintu itu namanya lidah. Pintu-pintu nan lain ialah mata, telinga, mulut, kaki, tangan, kemaluan, hati dan pikiran. Soal lidah, terjagakah lidah ini ketika berada asyik bercengkrama membicarakan orang.

Dari kesemua pintu ini, pintu nan sulit deteksi oleh orang lain nan tidak tampak oleh mata ketika dimasuki benda asing ialah pintu HP (hati dan pikiran). Orang lain dapat mengingatkan ketika pintu mulut mau menelan barang haram. Orang lain dapat menegur saat pintu telinga asyik menguping pembicaraan nan haram. Pintu kaki dan tangan dapat dengan mudah dikenali mau kemana. Tetapi soal pintu HP hanyalah nan punya HP dan Allah SWT sang Maha Pembuatnya sajalah nan tahu kapan dia membuka dan menutup. Pernahkah kita bayangkan betapa dahsyatnya pintu HP ini jika terbuka, mengelana dan mengembara, tanpa dibatasi oleh dimensi ruang dan waktu. Melalu pintu ini hal-hal nan dilarang oleh agama, nan diharamkan sering berseliweran tanpa disadari.

Bayangan itu dapat dimasuki tamu masa silam, tamu masa sekarang bahkan oleh tamu masa datang. Contoh sederhananya, pintu ini dapat terbuka ketika pintu mata dimasuki seorang wanita nan kebetulan lewat didepan hidung dengan bau parfum nan aduhai, dari pintu mata dengan mudah pintu HP dapat terbuka menganga, setelah daun pintunya bergoyang-goyang disenggol bayangan romantis nan tidak-tidak, sehingga tidak sadar dia tiba-tiba sudah menerobos merasuki rumah tubuh dan jiwa.

Pintu mulut sering kita jaga dari kemasukan benda-benda haram, tetapi pintu HP sering kita sepelekan menguncinya rapat-rapat dari terjangan tamu-tamu haram nan tidak diundang. Ponsel atau HP sering kita hidupkan jangan sampai kelamaan mati, takut kalau ada call nan masuk. Tapi pintu HP, mungkin kita tidak selalu serius mengawasinya dari call nan tidak diundang. Kadang-kadang ketika duduk di mesjid mendengar ceramah pun dia masih saja mau menerima call soal gossip nan tidak-tidak. Kalau sudah begini, konsistenkah diri kita buat menjauhi perbuatan-perbuatan nan haram ?

Beruntunglah kita, sebentar lagi bulan Ramadhan akan tiba, semoga kita dilatih buat mengawasi pintu HP ini. Karena dari pintu ini lah jalan masuknya nafsu dan syahwat. Kalau pintu ini selalu kita rawat dan jaga dengan serius dan teliti, si tamu nafsu dan syahwat tidak dapat lagi masuk semaunya. Lain halnya, jika pintu ini tak kita urus, sehingga mor-mornya karatan, buat menutup pun tidak bisa, walhasil si tamu nafsu dan syahwat dengan leluasa masuk mengacak-acak rumah tubuh dan jiwa kita sampai kumuh, sehingga sukar buat dibersihkan sebersih-bersihnya lagi.

Semoga kita sudah berani yakin, bahwa HP kita ini sudah dapat otomatis mereject call haram nan mengetuk dan sebaliknya selalu siap menerima call halal nan masuk. Amin.

Ahdar,

ahdar_2000@yahoo.com

Eindhoven

Hikmah

advertisements

Abu Haidar 2017 - Contact - Privacy Policy